PP IBI Perkuat Perspektif Kesehatan Reproduksi dalam Upaya Pencegahan Sunat Perempuan

WhatsApp Image 2026-05-17 at 22.34.05

Jakarta, 12 Mei 2026 — Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (PP IBI) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perlindungan kesehatan reproduksi perempuan melalui keterlibatan aktif dalam berbagai forum strategis lintas sektor. Salah satunya melalui partisipasi Ketua Umum PP IBI Dr. Ade Jubaedah, S.Keb, Bdn, MM., MKM. dalam kegiatan diskusi lanjutan yang diselenggarakan oleh Yayasan Harkat Perempuan Indonesia di Fraser Place Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Selasa, 12 Mei 2026.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Workshop “Merumuskan Metode Penghitungan Cost-Benefit Analysis dari Pencegahan Sunat Perempuan” yang sebelumnya telah dilaksanakan di Artotel Jakarta pada 24 Januari 2026 dan di UNFPA pada 6 April 2026. Forum diskusi tersebut menjadi ruang penting untuk memperkuat perspektif kesehatan, sosial, dan ekonomi dalam upaya pencegahan praktik sunat perempuan di Indonesia.

Pertemuan menghadirkan pemaparan dari peneliti senior PUSLITKES Universitas Indonesia dengan tema “Beban Sosial-Ekonomi dan Kesehatan Sunat Perempuan serta Analisis Manfaat-Biaya Intervensi Pencegahan Sunat Perempuan dan Penanganan Komplikasinya di Indonesia.” Diskusi ini mempertemukan berbagai unsur pemerintah, organisasi profesi, akademisi, lembaga internasional, media, dan organisasi masyarakat sipil untuk membangun pemahaman bersama mengenai dampak kesehatan dan sosial dari praktik sunat perempuan.

 

Selain Ketua Umum PP IBI, kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan nasional, di antaranya perwakilan Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, akademisi Universitas Indonesia, organisasi perempuan, media nasional, serta lembaga internasional.

Keterlibatan PP IBI dalam forum ini menunjukkan bahwa profesi bidan memiliki posisi strategis dalam memperkuat edukasi kesehatan reproduksi perempuan serta mendukung pelayanan kebidanan yang aman, bermutu, berbasis bukti ilmiah, dan menghormati hak kesehatan perempuan sepanjang siklus kehidupannya.

Ketua Umum PP IBI Dr. Ade Jubaedah menegaskan bahwa bidan memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan setiap perempuan mendapatkan pelayanan kesehatan reproduksi yang aman dan berorientasi pada keselamatan serta kualitas hidup perempuan.

“Kesehatan reproduksi perempuan harus dilihat secara menyeluruh, bukan hanya dari aspek medis, tetapi juga hak kesehatan, keselamatan, kualitas hidup, dan kesejahteraan perempuan itu sendiri. Bidan memiliki peran penting dalam edukasi, pendampingan, serta perlindungan kesehatan perempuan di masyarakat,” ujar Dr. Ade Jubaedah.

Diskusi mengenai pencegahan sunat perempuan dinilai penting karena berkaitan erat dengan berbagai aspek kesehatan reproduksi, keselamatan perempuan, dampak psikologis, hingga kualitas hidup jangka panjang. Karena itu, pendekatan berbasis evidence dan kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam memperkuat strategi pencegahan di Indonesia.

Sebagai organisasi profesi bidan terbesar di Indonesia, PP IBI terus mendorong penguatan kompetensi bidan dalam pelayanan kesehatan reproduksi yang berbasis hak, evidence-based practice, serta mengedepankan prinsip pelayanan yang aman dan humanis.

Dalam konteks pelayanan kesehatan primer, bidan merupakan tenaga kesehatan yang paling dekat dengan perempuan dan keluarga di masyarakat. Peran tersebut menjadikan bidan sebagai ujung tombak edukasi kesehatan reproduksi, promosi kesehatan perempuan, serta perlindungan kesehatan ibu dan anak di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui keterlibatan aktif dalam forum-forum strategis nasional, PP IBI juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan kesehatan yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berpihak pada kesehatan perempuan.

Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara organisasi profesi, pemerintah, akademisi, lembaga internasional, dan masyarakat sipil dalam membangun pendekatan kesehatan reproduksi yang komprehensif dan berkelanjutan di Indonesia.

Dengan semangat pengabdian dan profesionalisme, Ikatan Bidan Indonesia terus hadir memperkuat perlindungan kesehatan perempuan demi terciptanya generasi Indonesia yang lebih sehat, aman, dan berkualitas.

#IBI #IkatanBidanIndonesia #PPIBI #BidanIndonesia #KesehatanReproduksi #HakKesehatanPerempuan #CegahSunatPerempuan #PelayananKebidanan #BidanProfesional #BidanHadirUntukNegeri

Dapatkan Bantuan Profesional

Scroll to Top